Airport
Safety merupakan Sistem Informasi yang di kembangkan di Bandara Internasional
Soekarno-Hatta untuk peningkatan keamanan kondisi Kritis terkait Kriminalitas,
Kebakaran, maupun ancaman Bom. Airport Safety ini bekerja dengan memadukan
berbagai aspek Teknologi Informasi yang saling berintegrasi. Melalui Room
Kontrol Sistem Airport Safety di kendalikan dan terhubung dengan delapan device
teknologi penerbangan yaitu : 8. Visual 3D Delapan device ini saling
berintegrasi di dalam sistem sehingga membenuk sebuah jaringan jika terjadi
sebuah kondisi kritis maka sistem akan menginstruksikan pihak pihak yang harus
melakukan pencegahan, evakuasi, dan penanggulangan terhadap kondisi kritis
tersebut. Airport Safety di
kembangkan berdasarkan SOP yang telah ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Berikut merupakan SOP yang ada di bandara dan di terjemahkan ke dalam sebuh
aplikasi Airport Safety. Dari 16 SOP kondisi kritis tersebut sangat dibutuhkan jika kondisi kritis
tersebut benar benar terjadi. Gambaran kondisi kritis jika terjadi misal sebuah
ancaman BOM, maka sistem yang lama sulit untuk melakukan pergerakan karena
geraknya menunggu instruksi dari beberapa pihak yang melakukan penanganan
selain itu akan menimbulkan kesalahan instruksi sehingga yang seharusnya didak
melakukan antisipasi harus ikut andil karena kesalahan intrusksi yang tidak
tepat. Pada sistem Airport Safety Bandara Internasional Soekarno Hatta menjawab
hal tersebut. Ketika kondisi kritis tersebut sistem akan memastikan kondisi
kritis tersebut pada sebuah ruang control dengan 14 admin utama yang akan mengontrol
dan menghubungi pihak pihak terkait. Selain itu pihak terkait dilengkapi radar
yang di pantau langsung dari admin sehingga dapat di ketahui posisi dari tempat
kejadian. Fitur fitur yang menjadi
pendukung dari Airport Safety ini adalah : 1. GIS Map 2D Memetakan seluruh ruang Bandar Udara
Internasional Soekarno Hatta, yang di integrasikan dengan SOP kondisi kritis
Drag Able Posisi kejadian. Berbasis radar dan titik lokasi kejadian dan pihak
pihak siap siaga terdekat. 2. GIS Map 3D Memetakan ruangan ruangan khusus seluruh
Bandara dalam bentuk 3D dengan petunjuk arah Aman jika terjadi Kondisi Kritis
tersebut. Selain itu Map 3D di kembangkan dengan kemiripan pada Map 2D bentuk
dan cara kerja yang terjadi. 3. Info Cuaca Memberikan gambaran Cuaca terupdate sesuai
dengan BMKG wilayah Jakarta dan sekitarnya. 4. Kamera
CCTV yang dapat di akses streaming, sebagai salah satu bentuk antisipasi
kejadian dan tindak criminal 5. Alert
System akan berfungsi sesuai dengan kondisi kritis yang terjadi pada pihak
terkait dan terdekat. 6. Radar
Penerbangan, mengantisipasi ancaman penerbangan dari kondisi kritis baik
kegagalan pendaratan maupun ancaman yang lainya 7. Mobile
Aplication sebagai salah satu bentuk Mapping lokasi dan mapping pihak pihak
keaman terdekat untuk mempercepat tindakan antisipasi 8. Call
Centre merupakan info nomor telepon terdekat dari kondisi kritis yang sesuai
dengan kondisi kritis yang terjadai. Yaitu berupa saran call centre terdekat
dari jenis kejadian kritis yang terjadi.