Portofolio

Airport Safety

airport_safety__k.png

Airport Safety merupakan Sistem Informasi yang di kembangkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk peningkatan keamanan kondisi Kritis terkait Kriminalitas, Kebakaran, maupun ancaman Bom. Airport Safety ini bekerja dengan memadukan berbagai aspek Teknologi Informasi yang saling berintegrasi. Melalui Room Kontrol Sistem Airport Safety di kendalikan dan terhubung dengan delapan device teknologi penerbangan yaitu :

1. Radar
2. Call Centre
3. Weather Info
4. GIS
5. Mobile
6. Camera
7. Alert System

8. Visual 3D

Delapan device ini saling berintegrasi di dalam sistem sehingga membenuk sebuah jaringan jika terjadi sebuah kondisi kritis maka sistem akan menginstruksikan pihak pihak yang harus melakukan pencegahan, evakuasi, dan penanggulangan terhadap kondisi kritis tersebut.

Airport Safety di kembangkan berdasarkan SOP yang telah ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Berikut merupakan SOP yang ada di bandara dan di terjemahkan ke dalam sebuh aplikasi Airport Safety.

1. Penanggulangan Ancaman Bom
2. Penanggulangan Ancaman Bom Pada Pesawat Udara di Darat
3. Penanggulangan Ancaman Bom Pada Pesawat Udara di Udara
4. Penanggulangan Ancaman Bom Pada Pesawat Udara di Udara
5. Penanggulangan Ancaman Bom di Gedung, Objek Vital atau Fasilitas Lainnya di Bandara
6. Penanggulangan Bahan dan Barang Berbahaya
7. Penanggulangan Bencana Alam
8. Penanggulangan Insiden di Bandar Udara
9. Penanggulangan Keadaan Gawat Darurat Penuh
10. Penanggulangan Kebakaran Gedung
11. Penanggulangan Kebakaran Pesawat Udara di daerah Pergerakan Pesawat Udara
12. Penanggulangan Kecelakaan Pesawat Udara di Dalam Kawasan Bandar Udara
13. Penanggulangan Kecelakaan Pesawat Udara di Perairan
14. Penanggulangan Status Siaga di Tempat
15. Penanggulangan Status Standby By Cuaca Buruk
16. Penanggulangan Tindakan Melawan Hukum

Dari 16 SOP kondisi kritis tersebut sangat dibutuhkan jika kondisi kritis tersebut benar benar terjadi. Gambaran kondisi kritis jika terjadi misal sebuah ancaman BOM, maka sistem yang lama sulit untuk melakukan pergerakan karena geraknya menunggu instruksi dari beberapa pihak yang melakukan penanganan selain itu akan menimbulkan kesalahan instruksi sehingga yang seharusnya didak melakukan antisipasi harus ikut andil karena kesalahan intrusksi yang tidak tepat.

Pada sistem Airport Safety Bandara Internasional Soekarno Hatta menjawab hal tersebut. Ketika kondisi kritis tersebut sistem akan memastikan kondisi kritis tersebut pada sebuah ruang control dengan 14 admin utama yang akan mengontrol dan menghubungi pihak pihak terkait. Selain itu pihak terkait dilengkapi radar yang di pantau langsung dari admin sehingga dapat di ketahui posisi dari tempat kejadian.

Fitur fitur yang menjadi pendukung dari Airport Safety ini adalah :

1. GIS Map 2D

Memetakan seluruh ruang Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, yang di integrasikan dengan SOP kondisi kritis Drag Able Posisi kejadian. Berbasis radar dan titik lokasi kejadian dan pihak pihak siap siaga terdekat.

2. GIS Map 3D

Memetakan ruangan ruangan khusus seluruh Bandara dalam bentuk 3D dengan petunjuk arah Aman jika terjadi Kondisi Kritis tersebut. Selain itu Map 3D di kembangkan dengan kemiripan pada Map 2D bentuk dan cara kerja yang terjadi.

3. Info Cuaca

Memberikan gambaran Cuaca terupdate sesuai dengan BMKG wilayah Jakarta dan sekitarnya.

4. Kamera CCTV yang dapat di akses streaming, sebagai salah satu bentuk antisipasi kejadian dan tindak criminal

5. Alert System akan berfungsi sesuai dengan kondisi kritis yang terjadi pada pihak terkait dan terdekat.

6. Radar Penerbangan, mengantisipasi ancaman penerbangan dari kondisi kritis baik kegagalan pendaratan maupun ancaman yang lainya

7. Mobile Aplication sebagai salah satu bentuk Mapping lokasi dan mapping pihak pihak keaman terdekat untuk mempercepat tindakan antisipasi

8. Call Centre merupakan info nomor telepon terdekat dari kondisi kritis yang sesuai dengan kondisi kritis yang terjadai. Yaitu berupa saran call centre terdekat dari jenis kejadian kritis yang terjadi.